Masjid Syaichona Cholil Bangkalan

Masjid Syaichona Cholil ini dibangun selang dua tahun setelah beliau wafat pada 14 Mei 1923. Kemegahan masjid yang kini sudah berusia hampir 1 abad ini dibangun hanya dalam waktu satu tahun. Proyek itu dilakukan sesaat setelah Fuad Amin terpilih menjadi Bupati Bangkalan untuk periode pertama pada 2003 lalu. Proyek pembangunan Masjid Syaichona Cholil pada 2003 itulah yang membuat masjid tersebut disebut sebagai masjid terbesar di Pulau Madura.

Areal kompleks Masjid yang berada di Martajasah ini sekitar tiga hektare. dalam kompleks itu tidak sekadar masjid, tetapi ada deretan toko dan juga tempat parkir yang luas.

Masjid tersebut memang menjadi masjid yang megah, dan terdiri dari dua bangunan utama dan satu teras yang cantik. bangunan itu adalah Awal Masjid. Di atasnya, kubah besar berwarna keemasan dengan garis-garis hijau. Sementara bangunan tambahan dan teras, diatasnya juga diberi kubah. Hanya, kubahnya kerangka besi saja berwarna perak.

Pada sisi kanan dan kiri masjid yang didominasi warna cokelat,putih dan hijau itu, berdiri dua menara tinggi. Menara-menara itu seolah menjadi bingkainya. Menara yang berada disebelah kanan lebih tinggi dari pada menara yang sebelah kiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.