Masjid Enamel Megah Yang Berada di Pusat Malaysia

Masjid Enamel Megah Yang Berada di Pusat Malaysia

Fast response info Harga Kubah Masjid Enamel:081333920729

Masjid Enamel Megah Yang Berada di Pusat Malaysia

produsen kubah masjid

Putrajaya, sebuah wilayah di Malaysia, adalah pusat pemerintahan administratif Negeri Jiran. Wilayah tersebut menjadi sebuah kota modern yang dilengkapi berbagai fasilitas mewah. Putrajaya memang telah memberikan catatan pada sejarah baru mengenai perencanaan kota modern di negeri ini.

pemasangan kubah malaysia

Malaysia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, pusat keislaman, dan tempat ibadah menjadi hal terpenting.
Untuk itu, saat pemerintahan dipimpin oleh Mahathir Muhammad, di wilayah Putrajaya didirikan sebuah masjid besar yang bersebelahan dengan kantor pemerintahan Perdana Menteri Malaysia, yang bernama Perdana Putra.

Masjid itu diberi nama Masjid Putra yang diambil dari nama Perdana Menteri (PM) Malaysia Pertama, Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj. Masjid tersebut adalah salah satu icon kebesaran Kota Putrajaya.

Kubah Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1997 dan selesai dua tahun kemudian. Letaknya berhadapan dengan danau Putrajaya. Dari masjid Putra, dapat terlihat dengan pasti keindahan dari danau yang luas dan kawasan seantero Putrajaya yang sangat indah dan asri.

Karena lokasinya yang berada di bibir danau Putrajaya, secara sepintas, Masjid Putra ini tampak seperti masjid terapung. Lokasinya yang memang menjorok ke arah danau, menjadikan Masjid Putra kelihatan seperti terapung-apung di permukaan danau buatan ini.

Di depan Masjid Putra, para pengunjung akan melihat sebuah pemandangan lapangan besar berbentuk persegi, dengan tiang-tiang bendera negara bagian Malaysia berjejer di sana.

Ketika memasuki bangunan masjid Putra, kita akan di perlihatkan sebuah gerbang masjid yang tinggi dan mengundang decak kagum. Gerbang ini dilengkapi dengan ornamen berbentuk geometris merupakan ciri khas arsitektur Islam dan seni kaligrafi yang sangat indah. Gerbang dibangun mirip dengan gerbang Masjid Raja Hassan II Casablanca di Maroko.

Gerbang yang dibuat menggunakan material batu granit berwarna merah berpadu dengan material kayu cengal bercorak warna cokelat, untuk memperlihatkan fitur dekoratif pada bagian pintu, jendela, dan panel. Gerbang ini juga dilengkapi ruang informasi dan tangga menuju tempat wudhu di lantai dasar.

Bangunan masjid yang didominasi warna merah muda ini menggabungkan ciri-ciri arsitektur modern dan tradisional, yakni dengan mengadopsi seni arsitektur Persia zaman Kerajaan Safawi dan beberapa elemen yang berasal dari budaya Muslim lainnya.