Masjid Bubrah Kudus

Masjid Bubrah Kudus

Bentuk Masjid Bubrah

Sesuai namanya, bangunan Masjid Bubrah memang berbentuk bangunan yang hampir ambruk, berdenah seperti menara 1/2 jadi. Bangunannya mempunyai panjang seputar 4 mtr., lebar 3 mtr., serta tingginya cuma seputar 2,5 mtr.. Beberapa bentuk lubang ventilasi udara menunjukkan beberapa ciri Ornament Swastika atau Meander, dengan beberapa ukiran bunga yang diberikan di bagian kayu-kayunya. Sedang di bagian dindingnya dibikin dengan motif anyaman ranting pohon, dengan tempat vertikal.

Disamping itu, bentuk bangunannya dibikin dari batu bata merah, dengan bentuk fasad yang memperingatkan kita pada Menara Kudus.

Mitos Masjid Bubrah

Memang dari sisi bangunannya tidak menarik lagi, tetapi dari bagian mitos yang tersebar benar-benar menarik untuk diulas. Minimal ada 2 versus Mitos yang menebar di warga yakni :

Versus pertama, masjid ini sebelumnya memang dibuat seperti Masjid Menara Kudus, tetapi di saat pembangunan berjalan, ada seperti makhluk ghaib yang menyamar jadi manusia (kamanungsan), hingga masyarakat seputar putuskan untuk menggagalkan pembangunan masjid itu.

Versus ke-2, di saat Pangeran Pontjowati ingin mengakhiri pembangunan masjid ini, saat itu waktu hampir subuh, mendadak ia lihat seorang yang menyapu di seputar bangunan itu. Selanjutnya si pangeran juga meinggalkan tempat itu serta “Nyabda” janda itu menjadi satu patung. Hingga pembangunan masjid ini juga tidak dituntaskan sebab kecemasan akan satu hal yang mistis. Bila sekarang ini kita berkunjung ke tempat ini, maka nampak satu bentuk patung yang benar-benar kecil serta terpahat di batu besar di area masjid itu.