Masjid Baitul Kamal Depok

Masjid Baitul Kamal Depok

Arsitektur Masjid Baitul Kamal

Bangunan Masjid Baitul Kamal mempunyai arsitektural kombinasi di antara Tradisionil, Kekinian, serta Ke-Arab-an. Bangunan tradisionil bisa kita melihat dari atapnya yang berupa limas, tetapi tidak bersusun. Cuma di bagian gerbang pintu penting serta sisi menara mempunyai atap limas itu. selanjutnya di bagian pucuk atapnya diberian satu kubah unik 1/2 lingkaran yang dibuat dari baja. Maksudnya ialah supaya kubah itu bisa bertahan sampai beberapa ratus tahun. Di bagian pucuk kubah itu diberi ornament lancip dari besi berwarna hitam.

Selanjutnya, di bagian depan samping kiri dibangun satu menara yang cukup masif, berupa persegi tetapi tidak tinggi. Temboknya dibalut dengan warna kream, serta di bagian atasnya dibalut dengna warna merah tua. Untuk angin-angin atau ventilasi udara dibikin beberapa bulatan kecil dengan hiasan mozaik pada bagian tengahnya.

Eksterior Masjid Baitul Kamal

Lalu pada bagian tengahnya diberi jendela kaca yang memancang keatas untuk perputaran sinar mandiri. Menara itu mempunyai atap limasan, serta kubah 1/2 lingkaran yang sama juga dengan kubah intinya. Selanjutnya di bagian puncaknya diberi ornament lancip. Di bawah kubah itu diberi beberapa pengeras suara.

Sisi luar masjid ini dibikin seperti berpetak-petak (seperti persawahan), dengan area hijau dibagian tengahnya. Ini diperuntukkan supaya panorama di halaman bertambah lebih indah. Beberapa pohon seperti pohon palem ikut di tanam di sekitar masjidnya, tentunya supaya udara seputar bertambah lebih sejuk.

Beberapa jendela yang masif memiliki ukuran besar, dengan warna gelap ikut diterapkan di sejumlah sisi bangunan penting termasuk juga di bawah kubah penting, di bagian depan pintu masuk penting, serta pada samping kanan serta kiri pintu penting. Bangunan ini dibuat dengan dua lantai, dengan supremasi warna kecoklatan (kayu) pada bagian dalamnya.