Masjid Agung Kota Sukabumi

Masjid Agung Kota Sukabumi

Sejarah Masjid Agung Kota Sukabumi

Masjid ini diperkirakan berdiri pada akhir abad ke 19. Hal tersebut dibuktikan dengan bukti dokumentasi masjid pada tahun 1980 masehi. Masjid Agung Sukabumi ini menjadi satu-satunya masjid yang berdiri di tengah Kota Sukabumi hingga akhir abad ke 19. Masjid ini juga menjadi sentra perjuangan warga Sukabumi sekaligus bukti bahwa warga Sukabumi berhasil menghadapi para penjajah.

Selama berdiri hingga 2015, Masjid Agung Kota Sukabumi ini telah mengalami pemugaran dalam skala besar sebanyak 6 kali dan pemugaran terakhir hingga bentuknya saat ini dilakukan tahun 2021 dan selesai tahun 2013.

Renovasi Masjid di tahun 2013

Pada tanggal 18 februari 2012 merupakan Renovasi terakhir Masjid Agung Kota Sukabumi yang ditandai dengan peletkan batu pertamanya oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Walikota Sukabumi, Moch Muslikh Abdussyukur. Dan pada tanggal 12 Mei 2013 Masjid Agung Kota Sukabumi ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat dan juga Walikota Sukabumi.

Bangunan dari Masjid Agung Kota Sukabumi ini merupakan hasil dari pemenang sayembara desain masjid yang telah dimenangkan oleh arsitek handal dari Bandung, Dedi Sudharmawan. Saat ini bangunan Masjid Agung tersebut sangatlah megah dengan kubah berwarna kuning keemasan. Uniknya, didalam masjid terdapat Senjata Khas Jawa Barat yakni kunjang yang terletak di tiap menaranya. Hal ini menunjukkan perpaduan antara Islam dengan Budaya Lokal.

Sebagai masjid agung kota, Ketua DKM masjid tersebut diketuai oleh Walikota Sukabumi dan beliau juga menjadi tokoh sentral Masjid Agung Kota Sukabumi. Disaat peresmian, masjid ini belum rampung seluruhnya dan baru tercapai 94%.

Dalam peresmian dan pemugaran Masjid Agung Kota Sukabumi ini menghabiskan dana puluhan milyar rupiah, dan dana tersebut murni erasal dari gotong royong semua warga dan pemerintahan Kota Sukabumi. Salah satunya melalui gerakan wakaf uang ( Gawang). Disisi lain pembangunan masjid ini juga mendapat bantuan dari Gubernur Jawa Barat.

Sumber Dana Pembangunan

Pada awal pembangunan masjid agung kota sukabumi ini diperkirakan membutuhkan dana sebesar RP. 25 Milyar Rupiah. Dana tersebut berasal dari Gubernur Jawa Barat sebesar Rp. 9 Milyar, APBD Kota Sukabumi Rp.1 Milyar dan sumbangan masyarakat Rp.3 Milyar. Dana tersebut ditambah lagi dari APBD Kota Sukabumi perubahan Rp. 2,5 milyar dan rencananya ada sumbangan lagi dari Gubernur sebesar Rp. 8 milyar. Sedangkan sisanya sekitar Rp. 2 miliar diperoleh dari sumbangan masyarakat dan dari dana Pegawai Negeri Sipil.

Arsitektur Masjid Agung Kota Sukabumi

Dirancang sebagai bangunan masjid modern, dengan kubah utama berukuran cukup besar ditambah kubah bundar berukuran lebih kecil di bagian berandanya. Warna emas mendominasi kubah masjid ini. Empat menaranya juga mendapatkan sentuhan warna emas disisi bagian atasnya, beberapa ornamen eksterior masjid jugamendapatkan sentuhan warna yang sama.

Produsen Kubah & Aksesoris Masjid yang telah berpengalaman di dalam dan luar negeri PT. Anugerah Kubah Indonesia