• Home
  • Jasa Bung Karno di Masjid Biru Saint Petersburg Russia

Jasa Bung Karno di Masjid Biru Saint Petersburg Russia

13/07/2021 admin Comments Off

Jasa Bung Karno di Masjid Biru Saint Petersburg Russia

Jasa Bung Karno di Masjid Biru Saint Petersburg Russia – Warga Rusia merupakan warga yang spiritual. Mayoritas pada mereka beragama Katolik Ortodoks, sedang semakin banyak dikuasai ke-2  pada mereka yakni pengikut Islam. Sekarang, jumlah masyarakat Muslim disitu sekitaran 24,lima juta orang, lumayan besar untuk ukuran kontinen Eropa. Tidaklah heran jika di sejumlah wilayah dengan mudah mampu dijumpai bangunan gereja dan mushola. Antiknya, gereja disitu berkubah mode bawang bombai (seperti kubah mushola kita di tanah air), sedang umumnya mushola nya berkubah lancip. Salah satunya mushola yang harus didatangi saat Anda kebenaran bertandang ke Rusia yakni Mushola Biru.
Dari beberapa referensi bersejarah, diketemukan rumor jika rupanya umur mushola ini cukup tua. Cikal akan nya, dibangun oleh beberapa karyawan yang sedang membuat dan menyelesaikan bangunan Benteng Peter and Paul saat itu. Mereka biasanya berawal dari daerah bab selatan Rusia yang sejak periode ke 8-9 telah beragama Islam. Mushola yang aslinya dipanggil Jam’ul Muslimin ini dibuat jadi mushola secara utuh di antara tahun 1910 – 1921 dari tangan 2 arsitek Nasrani yang dipanggil Vasiler dan Alexander von Googen. Ke-2  menaranya dengan tinggi 48 mtr., sedang kubahnya yang dibalut warna biru menempati di ketinggian 39 mtr., terlihat benar-benar cantik dan istimewa. Kubah yang di luar terlihat warna kebiruan itu didalamnya ada ornament, ukir-pahatan, dan lukisan seperti di beberapa negara Arab atau Timur tengah. Di tengahtengahnya bergantung lampu bulat besar bertahtakan kaligrafi bikinan Russia seberat lebih dari 2 ton. Mihrabnya sendiri dibuat dari marmer warna biru dengan design khusus. Di sedang guratan pena kaligrafi yang menjelaskan firman Tuhan Swt.wawasan beberapa pesan perdamaian di bumi. Adapun balkonnya dibuat dari kayu dengan tangga yang lumayan tinggi (kemungkinan penginnya melipatgandakan tangga di Mushola Nabawi. Hingga pada saat berkhotbah, si khatib ada di ketinggian tertentu dan dapat disaksikan dari seluruh pelosok dan arah semua jemaah. Di bab kanan mihrab ada dua kaligrafi dari kayu jati. Satu relatif besar dan yang lain memiliki ukuran cukup sedang. Ke-2 nya cukup menonjol argumennya yakni disoroti lampu yang cukup jelas. Malah berikut yang disebut lambang hubungan di antara warga Indonesia dengan warga St. Petersburgs, terutamanya masyarakat Muslim disitu. Karena kaligrafi yang memiliki ukuran besar yakni hadiah dari Presiden Ke-5 Indonesia Megawati, dan yang berukuran sedang hadiah dari bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla. Lebih dari itu, ada kesan-kesan dalam yang sangat melekat pada hati umat Islam St.Petersburgs pada jasa Presiden Pertama RI, Ir.H.Soekarno. Karena di tahun 1955, saat Bung Karno bersama putri cilik Megawati melangsungkan lawatan ke Uni Soviet, meluangkan singgah ke Leningrad (saat ini St. Petersburgs). Selanjutnya, saat kembali lagi ke Moskwa / Moskow Pimpinan Uni Soviet bertanya bagaimana kesan-kesan Presiden berkenaan kunjungannya bersama putri tersayang ke Leningrad. Bung Karno menjawab, jika “beliau belum (berasa) bertandang ke Leningrad” argumennya yakni hatinya cedera menyaksikan ada Mushola Biru istimewa yang dipusokan (jangan digunakan dengan beberapa kegiatan mushola seperti mestinya oleh pemerintahan Soviet saat itu).Ternyata apa yang dikatakan Bung Karno sudah mengganggu dan memacu pemikiran beberapa penguasa Uni Soviet. Faktanya tidak kedaluwarsa setelah itu, hadirlah utusan Kremlin ke Mushola Biru Leningrad (Mushola Biru St.Petersburgs),dengan bawa pesan mudah-mudahan mushola selekasnya digunakan seperti mestinya. Dapatkah dipikirkan, begitu rasa sukur dan berbahagianya umat Islam di Leningrad saat itu. Karenanya, sampai saat ini dan sampai kapan saja umat Islam disitu akan berkesan dan terpikir pada jasa besar Bung Karno itu.Sekarang, mushola yang nyaris berusia 100 tahun dan dapat memuat sekitaran 2000-an jama’ah itu, selalu ramai dengan serangkaian kegiatan ubudiyah laiknya sebuah mushola besar. Bahkan juga, jadi berlangganan jujugan beberapa wisatawan absurd luar negeri, terhitung dari Indonesia. Dahulu, saat masih berjuluk Republik Uni Soviet (Union of Soviet Socialist Repu blics), negara ini dikenali dengan panggilan negeri Gorden Besi, atau Beruang Merah sebagai sentral Komunisme dunia. Mewilayahi 15 Liga Republik dan 20 daerah otonom. Warganya sekitaran 287.015.000 orang (1989). Agama besar yang berkembang yakni Katolik Ortodoks Rusia 31%, dan pengikut Islam sejumlah 11%, sedang yang Atheis 51%. Uni Soviet, yakni sebuah negara yang ramai dengan silih gantinya pemerintahan, selalu berbeda dan bergolak. Pada periode Perang Dingin, kita dibuat termenung dngan peraturan Lenin, Stalin, sampai Leonid Brezhnev. Bahkan juga, dalam waktu 20 tahun akhir, kita kaget-kejut menyaksikan peralihan hebat negeri itu. Dari komunisme – sosialisme (yang telah 70 tahun berkuasa) ke liberalisme dan demokrasi. Semuanya terjadi atas peraturan Mikhael Gorbachev, melalui glasnost (transparansi, kebebasan, dan demokrasi) dan perestroika (restrukturisasi ekonomi).Walau pada jadi Uni Soviet remuk, komunis tersuruk, dan Gorbachev sendiri tergusur. Ada satu perihal menarik, saat Tsar berkuasa, agama Katolik Ortodoks diputuskan sebagai agama sah negara. Tapi selanjutnya diberangus bersama gerejanya pada periode komunisme berjaya. Sekarang pengikut Katolik Ortodoks bisa disebut bergandengan tangan dengan pemerintah Putin dan Medvedev. Di jaman perang dingin, gereja Christ the Savior yang demikian cantik dan superunik jadi kolam renang umum. Tetapi sekarang sudah dibuat kembali seperti aslinya Masjid Biru St. Petersburg Russia.Tidak cuma agama Katolik Ortodoks yang hidup kembali, bahkan juga agama Islampun berkembang cepat dengan 24,lima juta orang pengikut yang dikuasai warga orisinal Russia. Negeri Russia, satu dari 15 negara federasi, yakni ahli waris paling besar argumennya yakni kuasai 75% dari daerah Uni Soviet. Terhitung salah satunya negeri terluas di dunia, ada Moskwa dan St.Petersburgs di dalamnya. Mempunyai 11 zone waktu (dibandingkan Indonesia cuman 3 zone waktu), ditengah-tengah wilayahnya ada danau Baikal yang nyaris selebar Pulau Jawa. Pikirkan! (diproses dari, tutorial hemat keliling russia, m.aji surya dan eva surya,2010 dan 100 negara anggota pbb, ari soekarno) – Ahar.
Alamat Pembuat Kubah Masjid ProfesionalMencari Kontraktor kubah masjid profesional? Hubungi: +62813-3392-0729 (Wahyu Agus Ariadi) Bergaransi serta memiliki portfolio yang dari seluruh indonesia, perusahaan ini sanggup menawarkan harga terbaik dalam membuat kubah masjid dari bahan enamel dan galvalume.
model kubah masjid kediri