Filosofi Masjid Raya Batam – PT Anugerah Kubah Indonesia

Filosofi Masjid Raya Batam – Masjid ini adalah sebuah masjid yang berlokasikan di Batam Kepulauan Riau di Indonesia Nusantara. Tak hanya itu majid  ini mempunyai dengan bentuk unik yang berdesain limas segi empat atau seperti piramida.

Bangunan masjid ini dilengkapi juga dengan menara setinggi 66 meter. Tak hanya menjadi tempat ibadah, masjid ini sendiri menjadi pesona daya tarik pariwisata religi. Berikut filosofi masjid raya batam kepulauan Riau:

Filosofi Masjid Raya Batam (MRM)

filosofi masjid raya batam, kontraktor kubah masjid raya batam, sejarah masjid raya batam, jelajah masjid raya batam
wikimea.org

Kami akan menjelaskan sedikit mengenai Masjid Raya Batam, mulai dari Lokasi, Arsitektur, Atap Berbentuk Limas, dan Lokasi Shalat di Masjd Raya Batam. Kami rangkum berikut ini:

Lokasi Masjid Raya Batam

masjid raya batam, filosofi masjid raya batam, lokasi masjid raya batam, batam
qoobah.co.id

Lokasi Masjid Raya Batam sendiri tak jauh dari Kota. Masjid ini berlokasi pada di Jalan Engku Putri Kota Batam, Masjid Raya Batam berada pada kawasan Batam Center dan merupakan pusat pemerintahan Kota Batam.

Kantor Badan Otorita Pengembangan Pulau Batam atau BIDA berhadap-hadapan dengan Masjid ini. BIDA sendiri yaitu “Batam Industrial Development Authority”. Letak bangunan ini sendiri cukup strategis, dengan bersebelahan dengan alun-alun dengan jarak sekitar 20 menit tak jauh Bandara Hang Nadim dari Masjid ini. Tak sulit untuk menemukan Masjid Raya Batam.

Pembangunan dan Arsitektur Masjid Raya Batam

filosofi masjid raya batam
ilustrasi : pembangunan awal humas.batam.go.id

Lingkungan Masjid Raya Batam atau MRB berdiri di atas lahan seluas 75.000 meter persegi, dan dinyatakan masjid terluas dan terbesar di Batam. Masjid ini sendiri dapat menampung 3500 jamaah bisa lebih.

Apabila masjid ini sampai penuh, maka halaman dan sisi luar masjid ini bisa dipakai demi menampung jamaah hingga sekitar 15.000 jamaah.

Masjid ini sendiri dibangun pada 1999, dan selesai pada tahun 2001. Masjid ini sendiri dirancang oleh arsitek terkenal di Indonesia bernama Achmad Noeman. Achmad sendiri pernah merancang Masjid terkenal di Bandung, yakni Masjid Salman Bandung (ITB) di Kota Bandung Jawa Barat.

Kubah Masjid yang Unik di Masjid Raya Batam

Masjid ini sendiri memiliki kubah masjid bentuk terunik sendiri, dengan dirancang limas segi empat atau seperti piramida. Bentuk limas sama sisi (teriris tiga bagian) dipilih dengan pertimbangan bahwa bentuk atap yang cocok untuk denah bangunan bujur sangkar.

Masjid Raya Batam ini memiliki persepsi vertikalisme menuju satu titik di atas sebagai simbol hubungan antara manusia dan Tuhan (Allah) habluminallah. Sedangkan irisan  tiga bagian merupakan simbol perjalanan hidup manusia (sebagai hamba Allah) dalam tiga alam. Apa saja? yakni alam rahim, alam dunia, dan terakhir alam akhirat.

Ruang Shalat Masjid Raya Batam

filosofi masjid raya batam, masjid raya batam, kontraktor masjjid raya batam, kubah masjid raya batam, ruang masjid raya batam,
masjidrayabatam-mihrab.blogspot.com

Ruang Shalat di masjid ini adalah berupa pelataran halaman utama masjid, karena adanya pertimbangan topografis dan arsitektural letaknya lebih tinggi dari jalan masuk. Sedangkan adanya plaza shalat digunakan untuk ruang masjid. Jika jamaah melebihi batas kapasitas atau pada hari raya umat muslim, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Tujuannya sendiri adalah ketika penyelenggara shalat sesuai dengan tuntunan agama islam, nah dibuatlah garis-garis shaf yang akan mengarahkan jamaah shalat dengan berbaris lurus dengan menghadap kiblat yang benar.

Sedangkan lebar shaf sendiri ditentukan 120 cm, untuk Plaza ini terdiri dari dua tingkatan. Apa saja? yakni plaza bawah dan plaza atas. Perihal ini sendiri masjid untuk memberikan pada pengunjung untuk beristirahat sejenak sebelum naik menuju masjid raya batam.

Pada ruang shalat bawah terdapat kolam air mancur yang dapat juga dipakai sebagai tempat berwudhlu. Akan tetapi kolam air mancur dan tangga-tangga merupakan bak bak tanaman seperti batu kali, lampu-lampu taman dan juga ada deretan pohon-pohon palem raja.

Maka keseluruhan elemen diharapkan dengan tujuan membuat suasana ruang shalat lebih nyaman, lebih indah dan berwibawa sebagai suatu plazaa shalat masjid raya batam.

Ruang shalat sendiri ditutup dengan klinker terakota warnanya merah bata. Untuk garis-garir shaf sendiri memakai bahan paving blocks yang dipola dengan warna kelabu. Maka akan terlihat kontras dengan warna bata merah klinker terakota. \

Informasi ini kami ambil dari id.wikipedia.org atau web kepercayaan yang kami rangkum jadi satu. Apabila ada salah mohon kami dikomentar, demi kemajuan kita dalam memmbangun informasi yang lebih baik lagi.

Baca Selanjutnya: Masjid Kesultanan Kalimantan Utara 

Dalam Rangka Milad Ke 3 PT. Anugerah Kubah Indonesia
GRATIS !! Website Manajemen Masjid Jika Anda Order Kubah Bulan Ini.
close-image