Tahapan Yang Dilakukan Pada Proses Perencanaan Pembuatan Kubah Masjid

Perancangan merupakan suatu proses, atau cara mendesain semoga sebuah sistem sanggup berjalan sebagai mana yang diinginkan atau suatu acara untuk menciptakan suatu usulan pokok yang mengubah sesuatu yang sudah ada menjadi lebih baik. Jenis metode yang sering kali digunakan dalam merancang yaitu metode problem solving yaitu jenis metode yang memerlukan analisa yang matang untuk mendapat sintesa atau materi masukan yang sempurna terhadap disain.
 
Tahapan yang dilakukan ketika melaksanakan proses perancangan kubah masjid yaitu :
 
Permulaan
Proses permulaan mencakup pengalaman dan batasan problem yang akan dibenahi melalui serangkaian wawancara berupa penggalian lebih dalam akan problem – problem yang dihadapi serta pengajuan permintaan baik dari klien maupun desainer untuk mengatasi problem yang ada.
 
Persiapan
Persiapan ini mencakup pengumpulan dan analisis isu mengenai problem yang akan dibenahi yang secara spesifik mencakup pengumpulan secara sistematis dan analisis isu perihal suatu Proyek Pembangunan Kubah Masjid atau yang sering disebut sebagai proses pemrograman.
 
Pengajuan Usul
Dalam pengajuan permintaan ini, pemborong menciptakan usulan – usulan perancangan yang harus menghimpun banyak sekali pertimbangan dari konteks social, ekonomi, fisik, program, tempat, klien, teknologi, estetika, dan nilai Perancangan Kubah Masjid.
 
Evaluasi
Evaluasi ini membahas mengenai penilaian usulan–usulan alternatif yang diajukan oleh desainer atau perancang. Evaluasi yang dilakukan ini mencakup perbandingan pemecahan problem terhadap rancangan yang diusulkan dengan tujuan dan kriteria yang dikembangkan dalam tahap pemrograman atau persiapan.
 
Tindakan
Dalam tahap tindakan dalam Proses Perancangan Kubah Masjid yaitu kegiatan–kegiatan yang bekerjasama dengan mempersiapkan dan melaksanakan suatu proyek Kubah Masjid, menyerupai menyiapkan dokumen–dokumen konstruksi berupa gambar kerja dan spesifikasi tertulis untuk Bangunan Kubah Masjid.
 
Pelaksanaan merupakan langkah selanjutnya sehabis semua yang diperlukan ditahapan perancangan sudah terpenuhi. Pelaksanaan ini berarti suatu tindakan konkret yang dilakukan untuk mengusahakan semoga seluruh anggota/kelompok sanggup mencapai tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Jenis metode yang sering digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan Konstruksi Kubah Masjid sendiri ada beberapa jenis diantaranya metode barchart, CPM (Critical Path Method), PERT (Project Evaluation and Review Technique) dan PDM (Presedence Diagram Method).