Masjid Pertama Di Inggris Ternyata Dibangun Seorang Yahudi

Masjid ini terletak di Woking, kesudahannya sering juga disebut sebagai Masjid Woking. Masjid ini juga menjadi masjid yang pertama dibangun di Eropa bab utara.
Berwisata religi ke Inggris? Mengapa tidak!
Selama ini yang terlintas di benak kita barangkali wisata religi hanya sanggup dilakukan di negara atau tempat yang banyak pemeluk Islamnya. Ternyata di negara yang 87,5 persen penduduknya merupakan orang kulit putih itu, kita juga sanggup melaksanakan wisata religi. Masjid pertama yang didirikan di Inggris, Shah Jahan sanggup menjadi pilihannya.
Masjid tersebut sekarang memasuki usia ke 125 tahun semenjak dibangun pada 1889 silam. Menariknya, yang mendirikan masjid ini justru seorang orientalis kelahiran Jerman yang berdarah Yahudi. Adalah Profesor Gottlieb Wilhelm Leitner, yang berinisiatif mendirikan masjid Shah Jahan untuk tempat beribadah murid-muridnya yang beragama Islam. Leitner yang sangat cerdas dan menguasai 25 bahasa itu menaruh ketertarikan yang tinggi pada bahasa Arab dan aturan Islam.
Sebelum pindah ke Inggris, laki-laki tersebut pernah memimpin sebuah kampus di Lahore, Pakistan pada 1864. Kampus tersebut sekarang dikenal dengan Universitas Punjab. Leitner pindah ke Inggris pada 1883 dan membentuk Oriental Institute, sebuah tempat pembelajaran. Di forum yang didirikannya itu ia kemudian mendirikan masjid Shah Jahan. Mungkin alasannya ialah usang di Pakistan, Leitner lantas membangun Shah Jahan dengan gaya arsitektur masjid-masjid di India dan Pakistan yang khas.
Masjid ini punya empat kubah kecil dan satu kubah besar. Bangunan masjid dicat putih dan di dalamnya terdapat hiasan kaligrafi yang indah. Kombinasi hijau bau tanah di kubah masjid dan beberapa bab masjid menciptakan masjid ini terlihat semakin indah.
Masjid Shah Jahan terletak di Woking, Inggris, kesudahannya sering juga disebut sebagai Masjid Woking. Masjid ini juga menjadi masjid yang pertama dibangun di Eropa bab utara. Masjid ini sanggup dibilang ‘mungil’ untuk ukuran sebuah masjid alasannya ialah hanya sanggup menampung 1.000 jamaah. Masjid ini selalu ramai dan menjadi salah satu sentral ibadah masyarakat muslim di tempat tersebut.
Selain sebagai pusat ibadah, Shah Jahan juga mempunya sejumlah bangunan kompleks pusat kajian Islam dan punya aula serbaguna. Aula ini juga sering dipakai untuk tempat berolahraga ibarat panahan, salah satu jenis acara yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Selain itu, masjid ini juga melayani prosesi pemakaman umat Islam yang dipakai sebagai tempat untuk memandikan dan menyalatkan jenazah.
Nama masjid ini sendiri diambil dari nama Shah Jahan Begum, satu dari empat penguasa muslim dari Bhopal, India yang memerintah antara 1819 dan 1926. Shah Jahan Begum menyumbang sangat besar untuk pembangunan masjid. Masjid tersebut dibuka untuk umum pada November 1889.
Keberadaan taman-taman yang indah di sekeliling masjid dan bak renang menciptakan para wisatawan semakin betah ke sini.
Sumber goresan pena : http://atjehpost.co/articles/read/14951/Masjid-Pertama-di-Inggris-Ternyata-Dibangun-Seorang-Yahudi