Kubah Masjid Al-Ghamamah

Masjid Al-Ghamamah (bahasa Arab: مسجد الغمامة) yakni sebuah masjid di Madinah, Arab Saudi, yang berdiri di kawasan yang dipercayai sebagai lokasi Nabi Muhammad SAW melaksanakan salat id pada tahun 631. Sekarang ini, masjid ini tidak dipergunakan lagi alasannya letaknya akrab dengan MasjidNabawi. Masjid ini merupakan salah satu masjid peninggalan bersejarah di kota Madinah.
Masjid Al-Ghamamah dibangun pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz di Madinah. Kemudian direnovasi oleh Sultan Mamalik, Hasan bin Muhammad Qalawun Ash-Shalihi tahun 761 H. Pada masa Sultan Inal (tahun 861 H) dilakukan perbaikan-perbaikan. Setelah itu, Sultan Abdul Majid I melaksanakan renovasi secara tepat sampai masa kini, selain perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh Sultan Abdul Hamid dan Pemerintahan Arab Saudi.
Masjid Al-Ghamamah ini berbentuk persegi panjang, terdiri dari dua bagian; saluran dan aula shalat. Jalan masuknya berbentuk persegi panjang dengan panjang 26 meter dan lebar empat meter. Diberi atap dengan Lima Kubah Masjid yang berbentuk bola. Memiliki lengkungan runcing.
Di bab atasnya terdapat Kubah Masjid dibagian tengahnya yang terpasang di atas saluran masjid bab luar. Kubah-kubah Masjid ini lebih rendah dari enam Kubah Masjid yang membentuk atap aula shalat. Jalan masuk terbuka di bab utara di jalan raya melalui lengkungan runcing.

 

Sementara aula salat mempunyai panjang 30 meter dan lebar 15 meter aula ini dibagi menjadi dua serambi dan diatapi dengan enam kubah masjid dalam dua barisan yang sejajar. Yang paling besar yakni Kubah Mihrab. Pada dinding aula shalat bab timur terdapat dua jendela persegi panjang. Pada bab atasnya terdapat dua jendela kecil dan di atasnya lagi terdapat jendela ketiga berbentuk bulat. Hal yang sama juga terdapat pada aula shalat bab barat.