Kubah Enamel

Masjid Agung Surabaya dengan Kubah Enamelnya!

Kubah enamel merupakan kubah yang terbuat dari porselin enamel, lapisan tipis keramik atau beling yang diterapkan pada substrat logam, yang biasanya dipakai untuk melindungi dasar permukaan dari serangan karat dan kerusakan secara fisik. Dan tujuannya yakni untuk memodifikasi karakteristik struktural pada logam untuk mempercantik penampilan pada sebuah produk. Hal ini paling sering dipakai dalam produksi seperti: peralatan memasak, peralatan rumah tangga, perlengkapan kamar mandi, pemanas air, dan peralatan laboratorium ilmiah.

Karekteristik yang paling penting dari materi enamel yakni ketahanannya terhadap korosi. Enamel coating juga dapat dibilang cara yang paling hemat untuk melindungi setiap produk yang terbuat dari logam dengan hasil yang sangat halus, mengkilap dan dalam bermacam-macam warna pilihan. Warna-warna tersebut tidak akan memudar dari sinar ultraviolet matahari. Lapisan enamel juga sangat tahan terhadap panas, alasannya yakni dalam proses pembuatannya diharapkan panas suhu sekitar 800 derajat celcius dalam pengovennan. Panas tersebut tidak memungkinkan untuk diaplikasikan pada kubah dengan materi dasar galvalum.

Produksi coating enamel pada skala industri pertama kali diterapkan di Jerman pada tahun 1840. Metode yang dipakai merupakan metode yang masih primitif, bila dibandingkan dengan metode ketika ini. Sejak tahun 1930, semua lapisan enamel memakai sistem dua lapis enamel :

  1. Lapisan dasar enamel yang bersifat untuk melindungi substrat logam dari serangan korosi dan rusaknya bahan, biasanya berwarna hitam pekat atau coklat tua.
  2. Dan top coat merupakan lapisan warna yang diinginkan (tergantung dari ketersediaan pabrik).
Penggunaan plat baja low carbon (baja dengan kandungan karbon kurang dari 0,005%) merupakan materi yang tepat, alasannya yakni memungkinkan enamel berwarna lebih terperinci dan mengkilap.
Sejak jaman dulu porselin enamel juga dipakai untuk lapisan logam komplemen menyerupai emas, perak, dan tembaga. Porselin enamel kadang juga dipakai arsitektur untuk melapisi panel dinding luar semoga tahan terhadap cuaca dan tampilan yang diinginkannya. Sedangkan pada bab dalam ruangan yang sering kita temui, yaitu dinding eskalator.


Kubah masjid yang mengutamakan penampilan yang langsung cenderung menentukan sistem panel enamel. Sistem pemasangan Panel Enamel tidak mengunakan paku drilling (mengingat pengunaan paku drilling memiliki masa ketahanan ± 4 tahun, dikarenakan korosi dan gampang lepas). Kami akan membantu untuk menciptakan kubah masjid yang langsung dan warna yang tahan usang dan tidak perlu perawatan.