Cara Menciptakan Gambar Kubah Masjid 3D Dengan Autocad

AutoCAD merupakan sebuah software komputer CAD yang dipakai untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh perusahaan Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, yakni software CAD yang paling banyak digemari di dunia.
AutoCAD dipakai oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain.
Format data orisinil AutoCAD yaitu: DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang dapat dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.
AutoCAD ketika ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih dapat berjalan di emulator menyerupai Virtual PC atau Wine.
Demikianlah dongeng singkat perihal AutoCad, sebuah jadwal yang akan kita gunakan untuk menciptakan gambar Kubah Masjid dalam bentuk 3 dimensi.
  • Buka jadwal AutoCAD anda, versi apa saja yang penting punya anda dan bukan punya tetangga anda…hehehe…canda dikit boleh donk.
  • ketikkan ZOOM pada command line kemudian enter, dan ketik lagi ALL kemudian enter.
  • perintah ZOOM dan ALL maksudnya untuk menampilkan gambar secara keseluruhan.
  • Lalu ubah viewnya ke front.
  • Buat layer menyerupai tampak pada gambar dibawah ini :
Layout layer
Kali ini kita akan coba menciptakan gambar kubah dengan diameter kubah 10 meter dan tinggi kubah 8 meter.
  • Aktifkan layer garis bantu yang berwarna kuning, kemudian buat garis horizontal dengan perintah Line dan ketikkan 0,0 pada line specify first point dan 1000 pada line specify second point (angka 1000 merupakan diameter kubah 10 meter dengan menggunakan skala 1 : 100).
  • Sekarang kita akan buat garis vertikal dengan cara menggunakan perintah Line lagi dan untuk first pointnya klik pada midpoint pada garis horizontal, kemudian arahkan keatas mengikuti polar tracking dan ketikkan 800 untuk panjang garisnya. Dan gambar Anda akan terlihat menyerupai dibawah ini :
Dua garis tersebut merupakan contoh dalam memilih diameter kubah dan tinggi kubah. Sekarang kita akan menggunakan perintah Offset untuk mementukan diameter atas pada kubah.
  • Jalankan perintah Offset dan ketikkan 75 untuk Specify offset distance-nya.
  • Buat garis lengkung antara titik A dan titik B dengan menggunakan perintah Arc menyerupai pada gambar.
Buatlah lengkungan sebagus mungkin, alasannya yakni ini akan kuat pada bentuk kubah Anda.
Langkah selanjutnya yaitu :
  • Beralih ke tab Menu Annotate dan pilih Angular, dan klik pada garis lengkung tersebut akan muncul angka sebagai sudut dari garis lengkung tersebut.
  • Pilih lagi Arc Length dan klik garis lengkungnya dan akan muncul ukuran panjang dari garis lengkung tersebut.
  • Bagi angka 55 dari sudut garis lengkung tersebut dengan 9 yang menghasilkan angka 6,1 .

Keterangan : setiap kontraktor memiliki cara masing masing dalam menggunakan rumus pembagian diatas.

Ubah settingan Object Snap dengan cara klik kanan pada icon Object Snap yang terletak dibawah.
Klik setting dan pilih tab Object Snap kemudian pilih Select All menyerupai pada gambar.
Jalankan perintah Line dan untuk Specify first point-nya arahkan cursor pada titik tengah radius garis lengkung tersebut, sehabis ketemu dan klik, kemudian arahkan cursor pada titik B sehingga menghasilkan gambar menyerupai dibawah ini.
Keterangan : Garis C – B merupakan garis lurus horizontal, sedangkan titik C1 merupakan titik tengah r lengkung.
Merubah posisi sumbu X, Y, Z
Pada tab hidangan 3D Tools, pilih icon UCS 3Point disebelah kanan.
Untuk Specify origin new point klik pada titik C1, dan untuk X-Axis pilih titik B kemudian klik kanan pilih enter.
gambar posisi sumbu X, Y, Z di titik C1 yang barusan anda buat.
Sekarang kita akan menciptakan 9 garis miring dengan teknik menggunakan pembagian sudut dengan menggunakan perintah Line dan titik C1 sebagai titik first pointnya.
  • Jalankan perintah Line, dan pilih titik C1 sebagai titik awal, kemudian ketikkan “<6.1” tanpa tanda kutip dan press enter kemudian arahkan cursor melewati garis lengkung dan klik sembarang kawasan kemudian klik kanan dan pilih enter.
  • Ulangi langkah langkah tersebut untuk menciptakan garis berikutnya dengan cara penambahan 6.1 + 6.1 = 12.2, maka sudut garis berikutnya yaitu <12.2.
  • Tambahkan lagi sudut bilangan 12.2 + 6.1 = 18.3, maka sudut untuk garis berikutnya yakni <18.3 dan seterusnya, sehingga gambar Anda akan tampak menyerupai dibawah ini.
Langkah selanjutnya kita akan menggunakan perintah Trim untuk memotong 9 garis yang melewati garis lengkung.
  1. Langkah pertama yaitu ketikkan Trim pada command line atau dengan mengklik icon Trim pada tab hidangan Home.
  2. Saya asumsikan Anda sudah paham untuk pengoperasian perintah Trim, dan buat potongan garis tersebut sesuai gambar dibawah ini.
Setelah selesai dengan perintah Trim, kini kita akan menghubungkan potongan tersebut dengan garis as kubah secara horizontal.

Dan hapus sisa potongan garis miring tersebut, menyerupai pada gambar dibawah juga termasuk garis C1 – B.

Berilah nama pada garis yang barusan Anda buat semoga memudahkan kita dalam proses pembelajaran Cara Membuat Gambar Kubah Masjid 3D dengan AutoCAD menyerupai gambar dibawah ini :

Setelah selesai kini kita akan menghubungkan masing masing titik antara titik B-ab1, ab1-ab2 dan seterusnya denganmemakai perintah Arc. Caranya yaitu :
  • Aktifkan layer Garis Bantu1.
  • Jalankan perintah Arc, dan untuk Specify start pointnya klik pada titik B, sedangkan Second point pilih tengah tengah titik antara titik B dan titik ab1 dan end point of arc pilih titik ab1.
  • Ulangi langkah langkah tersebut untuk menghubungkan setiap titik antara titik ab1 dan titik ab2 dan seterusnya,

 

Tip : Untuk mempermudahkan pekerjaan AutoCAD Anda, buatlah layer masing masing untuk Text dan Dimensinya.
Penampakan desain kubah masjid Anda
setelah dibentuk Layer Text dan Layer Dimensi
Catatan :
  • Sebelum melangkah ketahapan 3 dimensi, alangkah baiknya Anda mengusut kembali pekerjaan Anda pada setiap titiknya, apakah sudah betul betul tersambung atau belum. Karena kalau setiap titik A, B, C dan seterusnya tidak tersambung dengan baik atau pada tempatnya, maka gambar 2 dimensi Anda tidak akan dapat diplikasikan ke dalam bentuk 3 dimensi dengan baik.
  • Untuk mengusut sambungan setiap titik, gunakanlah scroll mouse untuk memperbesar masing masing titik tersebut semaksimal mungkin.
  • Dalam menciptakan gambar 3 dimensi pada AutoCAD diharapkan ketelitian pada setiap pola garis yang telah Anda buat.
  • Gunakanlah tool Object Snap (F3), untuk mempermudah pekerjaan AutoCad Anda, dan pelajarilah fungsi dari masing masing tool yang ada pada Object Snap tersebut.
  • Pengertian dan pemahaman dari sumbu X, Y dan Z merupakan kunci dasar di dalam mumbuat gambar 3 dimensi yang wajib Anda kuasai.
Jika ada pertanyaan untuk topik diatas, maka sampaikanlah pada kolom komentar yang tersedia. Dan Insyaallah kita akan lanjutkan kembali topik diatas pada postingan berikutnya ketahapan 3 dimensi dengan judul : Cara Membuat Gambar Kubah Masjid 3D dengan AutoCAD bab II.
Best regards,