Cara Menciptakan Gambar Kubah Masjid 3D Dengan Autocad Bab II

Pada potongan berikut ini adalah Cara Membuat Gambar Kubah Masjid 3D dengan AutoCAD potongan II, Anda akan bekerja pada Viewport yang berbeda dari sebelumnya. Pada potongan pertama Anda bekerja dengan pandangan 2 dimensi pada Viewport Front. Dan pada potongan kedua ini Anda akan mengenal lebih banyak tool dan fungsinya.
Ok..langsung saja buka file AutoCAD Anda pada potongan pertama dengan tampilan gambar menyerupai dibawah ini :
Gambar 1. Hasil gambar kemarin
  • Ubah pandangan layout kerja AutoCAD Anda menjadi pandangan 3 dimensi adalah pilih tab Menu View dan pilih SW Isometric.
  • Sekarang ubah posisi sumbu X, Y, Z menjadi UCS World dengan cara klik icon UCS World tersebut, atau pada tab hidangan 3D Tools pilih icon UCS World disebelah kanan layout AutoCAD.

 

Gambar 2. View SW Isometric
Keterangan :
UCS World merupakan posisi asal dari sumbu X,Y,Z.
Hidden layer Dimensi untuk menyembunyikan data data ukuran kubah dengan cara mematikan gambar lampu menyerupai gambar dibawah ini.
Gambar 3. Mematikan layer
  • Aktifkan layer Kuda kuda yang berwarna merah, jalankan perintah Circle atau klik icon Circle.
  • Buat bulat di titik B sebagai circle spesify center point, dan untuk specify radius of circle ketikkan 2.54 pada kolom command linenya (angka 2.54 merupakan radius dari ukuran pipa besi 2″).
  • Aktifkan kembali layer garis bantu yang berwarna kuning, aktifkan juga Polar tracking atau tekan F10 pada keyboard, pindahkan titik origin UCS ke titik B.
  • Buat garis lurus di titik B sebagai specify first pointnya dan arahkan cursor mouse anda mengikuti Polar tracking yang searah dengan sumbu X hingga melewati bulat yang berwarna merah, kemudian klik.

 

Gambar 4. Polar Tracking
Potong garis kuning tersebut yang melewati bulat warna merah di potongan luarnya dengan menggunakan perintah Trim.
Buat garis lurus di titik B1 sebagai specify first point dan arahkan cursor mouse mengikuti Polar tracking sumbu X kemudian ketikkan angka 3.81 kemudian press enter (3.81 = ukuran pipa air galvanis 1,5″).
Mengubah arah sumbu Z
Pilih icon Z axis vector, kemudian klik kanan dan pilih enter, arahkan kursor pada sudut 270 derajat yang terlihat pada Polar tracking menyerupai pada gambar.
Gambar 5. Z Axis pada 270 derajat
Aktifkan layer Gording yang berwarna hijau, dan buatlah bulat di titik B2 sebagai titik tengah bulat dan titik B1 sebagai radius dari bulat tersebut.
Gambar 6. Lingkaran warna hijau merupakan bulat untuk menciptakan pipa gording kubah
Setelah jawaban menciptakan bulat warna hijau, kembalikan posisi UCS menyerupai semula dengan menggunakan UCS World.

  • Aktifkan kembali layer garis bantu dan buatlah garis lurus dengan mengikuti Polar tracking sumbu X dengan panjang 2 cm dan titik B3 sebagai first pointnya.
  • Sekarang kita akan menciptakan kotak dengan dimensi panjang sumbu X = 2 cm, dan lebar sumbu Y = 4 cm (2 cm dan 4 cm merupakan ukuran pipa hollow 20×40 mm).
  • Aktifkan layer Hollow yang berwarna hijau sehabis itu jalankan perintah Rectangle.
  • Dan untuk first corner pointnya pilih titik B3, ketikkan d kemudian enter pada command line.
  • Specify lenght for rectangles ketikkan 2 kemudian enter, dan untuk specify widht for rectangles ketikkan 4 kemudian enter, specify other corner pointnya klik sembarang daerah pada layar kerja AutoCAD Anda.
Gambar 7. Garis bantu untuk mempermudah pekerjaan

Pindahkanlah kotak tersebut dengan menggunakan perintah Move menyerupai pada gambar.
Duplikat garis B-B1, B1-B3, B3-B4 dan bulat Gording Yang berwarna hijau dengan menggunakan perintah Copy pada tiap titik ab1, ab2 dan seterusnya.

Gambar 8. Hasil duplicate

Membuat r lingkar kubah.

Aktifkan layer Gording dan jalankan perintah Circle dan pilih titik CB sebagai center point for circle, sedangkan untuk radius for circle pilih titik B2 di tengah tengah bulat warna hijau.
Ulangi langkah langkah tersebut pada tiap titik CB1, CB dan sterusnya.

Gambar 9. Titik B2 = radius kubah untuk pipa gording
Ganbar 10. r Lingkar kubah

Membuat r tegak / kuda kuda kubah.

  • Copykan garis yang berada di titik B ke titik B4.
  • Lalu ubah layer garis tersebut dengan layer Hollow menyerupai pada Gambar 11 dibawah ini.
Gambar 11.
Sekarang kita akan menjalankan perintah Extrude guna menciptakan pipa r lingkar kubah:

  • Ganti layer kerja Anda ke layer Text.
  • Ganti view gambar kerja Anda menjadi view front.
  • Beri nama r lingkar tersebut dengan masing masing nama r1, r2, dan seterusnya menyerupai tampak pada Gambar 12 dibawah ini.
Gambar 12.

Kembali pada view isometric, dan jangan lupa klik pada icon UCS world untuk mengembalikan posisi UCS standard.

  • Ganti layernya ke layer Gording.
  • Jalankan perintah Extrude pada tab hidangan 3D tools.
  • Pilih bulat kecil yang memiliki center point titik B2.
  • Klik kanan kemudian pilih enter, dan pada specify height of extrusion, pilih Path dengan cara ketik P kemudian enter pada command line.
  • Select extrusion path pilih bulat r1, maka akan terbentuk pipa r lingkar kubah.
  • Ulangi langkah langkah tersebut pada bulat r2, r3, dan seterusnya, maka gambar Anda akan tampak menyerupai dibawah ini.
Gambar 13.

Bersambung……..